Tuesday, September 27, 2011

Kelemahan Kita adalah Kekuatan Kita

Charlie mengalami musibah yang mengakibatkan kebutaan semasa Perang Dunia II, sewaktu menyelamatkan temannya keluar dari sebuah tank yang sedang ditembaki musuh. Ia adalah atlet yang hebat sebelum terjadinya musibah penglihatannya. Dan sebagai bukti bakat dan tekadnya ia lantas memutuskan untuk mencoba kemampuan di suatu jenis olah raga baru, suatu jenis olah raga yang olehnya tidak pernah terbayangkan akan pernah digelutinya, bahkan apabila ia tidak tunanetra: Golf.

Berkat tekadnya serta kecintaan yang mendalam terhadap olah raga itu ia menjadi Juara Nasional Golf Tunanetra. Ia meraih gelar itu sebanyak 13 kali. Salah seorang tokoh yang dikaguminya adalah pegolf ulung Ben Hogan. Karenany benar-benar merupakan kehormatan bagi Charlie ketika pada tahun 1958 ia berhasil menjuarai pertandingan “Ben Hogan Award .”

Charlie terkagum-kagum ketika menerima ucapan selamat dari Ben Hogan. Ia mengatakan bahwa ada satu keinginannya, yaitu bermain golf satu round bersama tokoh yang dikaguminya itu.

Ben Hogan menyatakan bahwa baginya juga merupakan kehormatan untuk bermain bersama Charlie, karena ia sudah mendengar tentang segala prestasi Charlie dan sungguh-sungguh mengagumi kepiawaiannya.

“ Anda mau bermain dengan taruhan uang Mr. Hogan ? “ tanya Charlie memberanikan diri. “ Saya tidak bisa bermain dengan taruhan uang, karena itu tidak pantas!” kata Ben Hogan. “ ayolah, Mr. Hogan – seribu dolar untuk setiap hole!”

“ Tidak bisa, apa kata orang nanti – mengambil keuntungan dari keadaan anda” kata pegolf yang berpenglihatan baik itu.

“ Takut, Mr Hogan ?”

“Oke,” tukas Ben Hogan yang mulai kesal, “tetatpi saya akan bermain sebaik mungkin!”

“Memang begitulah yang saya harapkan,” kata Charlie dengan sikap yakin.

“Baiklah Mr. Charli, anda tentukan saja waktu dan tempatnya!”

Dengan penuh kepercayaan diri , Charlie Boswel mengatakan “ Pukul sepuluh….malam ini .”

Sumber :Chicken soup for the soul

No comments:

Post a Comment